Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Senin, 02 April 2018

NAMAKU BANGKIT PRIAMBUDI



Perkenalkan, namaku Bangkit Priambudi. Nama yang cukup unik, atau aku biasa menyebutnya ‘nyeleneh’. Tapi memang begitulah nama yang diberikan oleh kedua orang tuaku. Jika kalian tidak percaya, kalian bisa cek di akta lahirku, dan baca sendiri nama apa yang tertera di sana.

Namaku Bangkit Priambudi, nama yang sangat potensial untuk menjadi bahan bullying orang lain. Dulu, semasa kecil aku sangat membenci nama itu. Hampir setiap hari aku pulang dalam keadaan menagis. Kenapa? Tentu saja karena namaku yang selalu menjadi bahan ejekan teman-teman saat bermain. Bisa dikatakan, dengan nama itu, aku adalah sasaran empuk untuk menerima ejekan mereka. Kejadian ini terus berlanjut hingga aku memasuki dunia pendidikan, bahkan menjadi lebih parah. Masih kuingat saat aku duduk di bangku sekolah dasar, teman-temanku selalu menyanyikan lagu yang menggunakan kata ‘bangkit’ pada liriknya setiap aku lewat dihadapan mereka. Terkadang mereka memanggilku dengan nama ‘jatuh’, lawan kata dari ‘bangkit’. Belum lagi sorak-sorai dari teman-teman jika ada guru yang mengabsen atau memanggilku untuk maju ke depan kelas. Walaupun saat itu tidak ada tangis air mata saat mendengar ejekan dari teman-temanku, tetap saja ada rasa jengkel dalam diriku. Apalagi jika ejekan itu terlontar saat aku sedang dalam suasana hati yang tidak baik. Ah, jika diingat, masa-masa itu memang masa-masa yang menyebalkan.

Namaku Bangkit Priambudi, nama yang mengandung berjuta makna untuk kedua orang tuaku. Nama yang berisi harapan dan doa-doa terbaik dari orang tuaku untuk anaknya. Pernah aku bertanya, kenapa ayah memberikan nama seperti itu padaku. Dan masih kuingat jawaban ayah yang berhasil membuatku bertahan dari ejekan teman-temanku. Kata ayah, nama ‘Bangkit’ berarti bangun dan berdiri, dengan kata lain adalah kekuatan untuk pantang menyerah. Sedangkan ‘Priyambudi’ adalah gabungan dari  kata ‘priyayi’ dan ‘budi’. Walaupun keluargaku bukan berasal dari keluarga bangsawan, tapi ayah berharap aku bisa menjadi orang yang terpelajar seperti para priyayi jaman dahulu. Tentu saja disertai dengan akhlak yang berbudi luhur. Jadi, melalui nama ini, Ayah dan Ibuku berharap aku akan tumbuh menjadi anak yang memiliki wawasan luas, berakhlak mulia, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi dunia. Ayah dan ibu berharap, setiap kali aku terjatuh atau terpuruk dalam suatu permasalah, aku bisa langsung termotivasi saat seseorang memanggil namaku. Bukankan jika seseorang memanggil namaku akan terdengar seperti perintah untuk terus bangkit dan tidak menyerah ?

Namaku Bangkit Priambudi, nama yang sangat potensial untuk menjadi bahan bullying orang lain, terutama teman-temanku. Tapi nama itu juga mengandung berjuta harapan dan doa untuk keksuksesanku dalam menjalani kehidupan. Nama yang akan selalu mengingatkanku untuk bangun dan berdiri, pantang menyerah dalam menaklukkan dunia.


#30dwc
#30dwcjilid12
#day12
#bangkit

0 komentar: