Kami yang tinggal di asrama kebidanan Poltekkes Denpasar memiliki nama asrama untuk diri kami masing-masing. Nama-nama ini dibuat dan diberikan oleh mbok tingkat kami. Unik, aneh, jelek, nggak bermakna. Begitulah pendapat awal kami tentang nama asrama ini. Ini adalah salah satu tradisi turun temurun yang ada di asrama kami. Alasannya cukup realistis. Agar tidak ada perbedaan di antara kami, di sini kami semua sama. Mengingat ada sebuah budaya kasta di Bali, sehingga terdapat ciri khas nama bagi mereka yang berkasta. Seperti "Desak, Cok Is, Gusti, Ida Bagus dll". Secara tidak langsung ini akan menimbulkan perbedaan. Kami hidup bagai saudara dan tidak ada prilaku khusus antara satu sama lainnya. Nama-nama ini terbentuk dari nama lengkap kami yang diambil setiap hurufnya. Hingga terbentuklah sebuah kata dan jadilah nama asrama ini. Sebuah nama yang akan kami sandang selama tiga tahun. Kapanpun dan dimanapun.
Minggu, 29 Juli 2012
Langganan:
Postingan (Atom)







