Dulu kita bilang dari "bareng-bareng terus ya".
Lalu, "yang penting jadwal kumpul diatur aja".
Jadi, "yang penting masih bisa ketemu udah syukur".
Sampai akhirnya, "mereka apa kabar ya?",
"udah lama nggak ketemu", atau "kangen mereka yang dulu".
Dulu kalau mau kumpul tinggal kumpul.
Nggak perlu banyak alasan buat ngumpul.
Dan pada akhirnya lama-kelamaan diajakin via group chat,
yang ngerespon sedikit dan makin sedikit.
Sampai akhirnya masing-masing sibuk sendiri.
Kalau udah kayak gini ya nggak bisa nyalahin siapa-siapa.
Emang masanya aja yang udah habis dan cuma bisa bilang
"Sukses ya teman, see u on top".
~~~
Ada satu titik dimana kita akan menoleh kebelakang.
Lalu tersadar kalau temen-temen yang dulu selalu barengan,
satu persatu.. H I L A N G.
They are gone!!
Dari yang mau nyapa tinggal nyapa.
Sampai yang mau sekedar ngechat nanya dulu sibuk apa nggak.
Dari yang ngasal tag-tag foto aib.
Sampe mau comment aja ragu karna banyak comment dari temen-temen barunya.
Dari yang mau chat enggak perlu ada topik udah seru.
Sampe mau chat sama temen lama harus nunggu sampe ada perlu/ada topik.
Dari yang nggak malu minjem duit.
Sampe yang segan hanya sekedar nanya kabar
Akhirnya?
Cuma berani scroll new feeds temen-temen lama.
And i'm happy that u are all okay :)
~~~
Jangan pernah ngeremehin secuil rasa kangen!!
Kalau ada yang ngajakin kumpul usahain kumpul,
walau lagi nggak kangen banget atau lagi males!!
Jangan nunggu susah-seneng-bareng sampe susah-ngumpul-bareng.
Who know it's ur last? Or their last?
Masa-masa kita bener-bener bikin effort buat ketemuan.
Bukan hanya sekedar waktu luangnya aja.
~~~
Temen emang bakal datang dan pergi.
Tetapi teman sejati akan menemanimu hingga rambut memutih. :)
Menceritakan kisah-kisah masa pertemanan dengan anak cucu bersama.
Menjalani jatuh bangunnya dan suka dukanya hidup bareng-bareng.
Kalian itu temen-temen yang ngebelin, tergila, teraneh dengan berbagai macam sifat
yang pernah aku miliki. Tapi aku bangga sama kalian!!
We can do it again?
Dikutip dari line cerita dunia dengan.pengeditan seperlunya
Senin, 21 September 2015
Senin, 14 September 2015
HAPPY WEDING DAY NITA (MAYUN) DAN DEK OKI
Hari ini hanyalah hari biasa. Masih sama dengan hari-hari biasa lainnya. Hari ini hanya satu di antara ratusan hari biasa yang terjadi.
Atau mungkin tidak. Saat sebuah sapaan sederhana datang dari seorang sahabat, hanya melalui sosial media. Menyatakan ingin bertemu dan berkunjung ke rumah. Namun, kedatangannya tak kunjung tiba. Hanya sebuah undangan tergeletak di meja riasku.
Ah, ternyata benar. Ini bukan hanya hari biasa. Satu lagi sahabatku akan memulai kehidupan baru. Rasa bahagia itu seketika membuncah. Tak kupungkiri, hari ini menjadi hari yang membahagiakan.
Kulihat lagi undangan itu. Masih dengan senyum yang mengembang di bibirku. Sederhana, namun jelas kulihat kebahagiaan mereka. Cara mereka tertawa, tersenyum satu sama lain, terabadikan dalam beberapa jepret foto.
Sesederhana kebahagiaan mereka, sesederhana itu pula harapan dan doaku untuk mereka. Sahabat, tak pernah ku sangka waktu ini akan cepat datang menghampirimu. Sahabatku, kita selalu bersama dikala suka dan duka. Dan kini kebahagiaanmu telah lengkap, aku ikut bahagia melihat dirimu yang bahagia.
Atau mungkin tidak. Saat sebuah sapaan sederhana datang dari seorang sahabat, hanya melalui sosial media. Menyatakan ingin bertemu dan berkunjung ke rumah. Namun, kedatangannya tak kunjung tiba. Hanya sebuah undangan tergeletak di meja riasku.
Ah, ternyata benar. Ini bukan hanya hari biasa. Satu lagi sahabatku akan memulai kehidupan baru. Rasa bahagia itu seketika membuncah. Tak kupungkiri, hari ini menjadi hari yang membahagiakan.
Kulihat lagi undangan itu. Masih dengan senyum yang mengembang di bibirku. Sederhana, namun jelas kulihat kebahagiaan mereka. Cara mereka tertawa, tersenyum satu sama lain, terabadikan dalam beberapa jepret foto.
Sesederhana kebahagiaan mereka, sesederhana itu pula harapan dan doaku untuk mereka. Sahabat, tak pernah ku sangka waktu ini akan cepat datang menghampirimu. Sahabatku, kita selalu bersama dikala suka dan duka. Dan kini kebahagiaanmu telah lengkap, aku ikut bahagia melihat dirimu yang bahagia.
Happy Wedding,
Semoga selalu dipenuhi oleh cinta kasih
Dan kebahagiaan selalu menyertaimu dan pasanganmu.
AAAMMIIIINNNN!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)














