Aku Lupa Siapa Diriku
Aku ini siapa? Berdiri di
sini, menatap diri sendiri. Ketika kupandangi diriku di cermin, yang terlihat
hanyalah seonggok daging dan tulang tak bernyawa. Ini tubuhku, tapi bukan
diriku. Wajah ini bukan wajahku! Yang terlihat hanyalah sebuah topeng
bertengger manis menghiasi tubuh dalam pantulan cermin ini. Lalu, siapa aku
ini? Hanya manusia hampa yang tak mampu bersuara. Tak mampu menyampaika apa
yang kurasa. Ketika kupejamkan mataku, yang terlihat hanyalah bayangan
kepalsuan. Ketika kupandang ke depan sesaat, dan yang kudapatkan hanyalah
kekosongan. Aku bukan lagi diriku. Aku sudah lupa bagaimana caranya tertawa.
Aku lupa bagaimana caranya bersedih. Aku bahkan lupa caranya menangis. Yang
kutahu hanyalah kepasrahan. Pasrah atas perlakuan mereka kepadaku, yang
membunuh diriku dari tubuhku sendiri. Aku ini siapa? Atau mungkin, aku bukan
siapa-siapa. Yang tak perlu merasakan cinta. Yang tak layak untuk bersedih. Yang
tak berhak menerima kebebasan. Bahkan tak berhak memiliki diriku sendiri. Aku,
bukan lagi siapa-siapa.






