Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Kamis, 31 Juli 2014



Tentang Punggung

Aku tak pernah memiliki keberanian untuk melihatmu
Tak pernah memiliki keberanian untuk menatap ke dalam matamu
Untuk semua ketidakberanian itu,
aku tak pernah bisa melihat jelas ke dalam hatimu
Tak penting apa warna matamu, semanis apa senyumanmu,
semancung apa hidungmu, atau seperti apa rupamu
Karena selama ini aku hanya melihatmu dari tempatku berdiri,
tak pernah lebih dekat
Satu yang jelas kulihat adalah punggungmu
Melihat punggungmu sudah cukup untuk membuatku tersenyum,
walau sekelam apa hari ini
Melihat punggungmu sudah cukup untuk membuatku kembali percaya diri,
bahwa kita masih berada di tempat yang sama, meski ada jarak diantara kita
Melihat punggungmu sudah cukup membuatku bersyukur atas hari ini,
kemarin, dan kemarinnya lagi
Bersyukur karena aku masih bisa melihatmu, meski hanya sekedar punggungmu
Melihat punggungmu sudah cukup membuatku yakin,
kaulah tempat bersandar yang paling nyaman
Aku hanya bisa memilikimu lewat sebatas punggung, tak bisa lebih
***
Aku sudah tahu apa warna matamu, bagaimana caramu tersenyum,
bagaimana caramu mengeja tawa
Aku sudah tahu…
Aku hanya belum beruntung untuk tahu bagaimana hatimu
Aku masih menebaknya lewat punggungmu,
yang selalu kunantikan berjalan melewati pintu kelasku
Aku hanya belum berani untuk berkata jujur,
bahwa yang kutunggu semenjak tadi sampai senja sekarang adalah dirimu
Tak apa,..
Sudah ku bilang kan,..
aku cukup bahagia mengenalmu dengan caraku melihat punggungmu
Dan yang kutunggu hanyalah punggungmu