![]() |
| Kami, lima perempuan iseng yang mencoba mendaki Gunung Batu Karu |
17
Agustus, Hari Kemerdekaan Indonesia. Seiap orang memiliki cara tersendiri untuk
merayakannya. Dan aku bersama adik dan ketiga temanku memilih untuk
merayakannya di Puncak Batu Karu. Gunung ini ku pilih setelah tahun lalu
selepas mendaki Gunung Agung, aku baru mengetahui kalau di Pulau Bali ini ada gunung
yang bernama Batu Karu. Bahkan gunung ini adalah gunung tertinggi kedua di Pulau
Bali. Heheheeee.... Maklum, aku lemah dalam bidang IPS. :p Di tambah lagi
dengan tawaran dari bapak temanku. Tak perlu pikir panjang lagi, langsung saja
kupersiapkan diriku untuk melakukan pendakian.
Bersama para
pendaki Satya Giri, kami yang hanya lima perempuan nyasar bermodalkan niat kuat
memulai pendakian. Selama pendakian tentu saja mata kami dimanjakan dengan
pemandangan alam yang menakjubkan. Di tambah dengan alunan musik yang terputar
melalui MP3 salah satu anggota Satya Giri, pendakian terasa menyenangkan. Dan satu
lagi yang menjadi hiburan tersendiri untukku. Puluhan kata-kata pujian akan
keindahan alam pegunungan yang keluar dari mulut temanku. Sebut saja namanya ‘CIBO’. Temanku yang satu ini baru
pertama kali melakukan pendakian. Jauh-jauh hari sebelumnya, banyak pertanyaan
dan pernyataan konyol yang dia sampaikan padaku. Hasilnya? Tentu saja selama
perjalanaan aku dibuat keheranan karena tingkah laku dan perkataannya.
![]() |
| Papan kuning ini "sesuatu" banget buat kita. Hahahaaaa... |
Hanya berbekal
sebuah kamera poket yang berhasil ku pinjam dari om ku, setiap moment selalu ku abadikan. Bahkan
di setiap ketinggian, kami selalu menyempatkan diri untuk melakukan selfie. Sekedar untuk menyenangkan
teman-temanku atau menyemangati diri untuk segera sampai ke puncak. Pendakian
kami terbilang santai,
berjalan-lelah-istirahat-makan/minum-foto-berjalan-lelah-istirahat-dst. Hahahaaaa... :)
Begitu sampai di Puncak
Batu Karu, semua lelah terasa hilang. Alam menyambut kedatangan kami dengan
memperlihatkan keindahaanya. Di setiap pergantian waktu, Allah memanjakan mata
kami dengan maha karya ciptaannya. Awan putih dan langit yang biru, gunung dan
danau, terbit dan tenggelamnya matahari, embun di malam hari dan kabut di pagi
hari, lagit malam yang berbintang, pemandangan kota di malam hari, udara dingin
di malam hari dan kehangatan matahari esok hari, semuanya, semuanya serasa
indah untuk dinikmati.
![]() |
| Semua lelah terbanyar dengan indahnya puncak Batu Karu :) |
Kami mengakhiri
perayaan kemerdekaan ini dengan sebuah upacara bendera sederhana. Dengan sebuah
tiang kayu, Merah Putih berkibar dengan gagahnya diterpa angin gunung. Sebuah
penghormatan kami berikan kepada bendera negara ini dan Lagu Indonesia Raya-pun
berkumandang.
| Upacara sederhana yang kami lakukan di Puncak Batu Karu |
| Foto kami bersama anggota Satya Giri dan Petualang Alam |

“DIRGAHAYU INDONESIA”
“TETAPLAH JAYA
NEGERIKU”










