Ini kali ke tiga
kita pergi ke pantai bersama. Masih di pantai ini, pantai yang selalu terlihat
sama. Ketika kita mulai lelah dengan semua ruinitas kuliah yang membosankan. Pantai
ini adalah tempat terdekat yang bisa kita datangi bersama. Tak banyak yang bisa
kita lakukan di tempat ini. Mungkin hanya sekedar berjalan atau bersepeda menyusuri
pinggiran pantai hingga kita lelah dan menemukan tempat yang dirasa nyaman
untuk beristirahat, menikmati hamparan laut di sore hari, memperhatikan ombak
yang dengan bebasnya bergulung menyentuh pasir dan perlahan menghilang, atau
sekedar bersantai di pinggiran pantai membicarakan hal-hal yang sebenarnya tak
penting tapi selalu bisa membuat kita tertawa bersama. “Tertawa Bersama”, yah!
kurasa inilah tujuan utama kita pergi ke tempat ini.
Dinginnya air laut ketika itu tak menyurutkan
langkah kita untuk bermain didalamnya. Melakukan permainan sederhana seperti
yang tengah dilakukan bocah-bocah kecil di sudut lain pantai ini. Bermain-main
dengan percikan air laut, mencoba berjalan ke tengah laut yang sedang surut,
mencari keong di bawah batu karang, atau sekedar bermain pasir pantai. Masih ku
ingat saat itu wajah lelah kalian seketika berubah menjadi guratan-guratan
senyum dan berakhir mejadi tawa lepas penuh kebahagiaan. Sejenak kita
melepaskan rasa lelah yang selama ini kita rasakan.


Beberapa kali
kita mengabadikan apa yang tengah kita lakukan dalam sebuah jepretan foto. Dan
sisanya kita simpan menjadi kenangan dalam ingatan kita masing-masing. Lelah
bermain, kudapan sederhana seperti jagung bakar dan lumpiang menjadi makanan
yang kita pilih untuk mengganjal perut. Sekedar untuk mengembalikan energi yang
telah terkuras karena bermain sedari tadi. Bagiku semua ini terasa begitu sederhana.
Sesederhana persahabatan dan kebersamaan kita selama ini. Matahari mulai lelah
menunjukkan wajahnya, hingga menampakkan semburat jingga di langit. Menandakan
sudah waktunya kita kembali ke dalam sangkar emas. Kembali pada rutinitas
harian yang membosankan dan melelehkan. Ah! Waktu terasa begitu cepat berlalu.




Di pantai yang
selalu terlihat sama ini, banyak cerita yang telah tersimpan didalamnya. Cerita
cinta, kasih sayang, persahabatan, kebersamaan keluarga, harapan dan keluhan
dari seorang anak manusia. Ku harap
pantai ini masih memiliki ruang untuk menyimpan sepotong kenangan yang telah
kita buat bersama. Kenangan yang telah kita tinggalkan di satu bagian pantai
ini. Suatu hari nanti, mungkin aku akan kembali ke pantai ini tanpa kalian
disampingku. Saat itu, masihkan pantai ini terlihat sama? Masihkah pantai ini
menyimpan keceriaan masa muda kita? Kuharap kenangan itu masih tersimpan rapi
di sudut pantai ini. Sampai suatu saat nanti, ketika ingatanku mulai mengabur,
kuharap pantai ini masih bisa mengingatkanku akan keceriaan kita kala itu.












0 komentar:
Posting Komentar