Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Minggu, 15 Januari 2012

Surat Kecil Untuk Ibu


Kau…
Penenang jiwa
Lentera dalam temaramku
Temani sepi, pelengkap bagiku
Derai air mata dan peluhmu
Menari dalam pikirku

           Hanya untukmu
Aku… Di sini
Bertahan, berdiri
Melawan waktu
Melawan hati
Ingin ku ukir di bibirmu

Ibu…
Tanpamu hariku hampa
Tanpamu semangatku punah
Tanpamu aku tak mampu hadapi dunia

           Ibu… dekap aku jangan lepaskan
           Ibu… biarkan aku bernafas
           Bernafas dalam pelukmu
           Bernafas dalam hangatnya jiwamu
           Sungguh ku rindu senyummu ibu

Mengertilah…
Hanya kali yang ku damba

(punyan)

0 komentar: