Untuk
seseorang di luar sana…
Aku masih akan menantimu sampai Tuhan
memepertemukan kita. Tapi, kumohon maafkan aku. Ketika waktu itu tiba, aku tak
dapat langsung mengenalimu. Maafkan aku, jika nanti ketika aku berada di
dekatmu, jantungku tak berdebar kencang tak beraturan. Maafkan aku, ketika
nanti mata kita tak sengaja saling bertemu atau ketika kau menatap ke dalam
mataku, pipiku tak menghangat dan wajahku tak memerah. Maafkan aku, ketika
nanti kau memanggilku, membutuhkan waktu lama bagiku untuk mengenali suaramu.
Maafkan aku untuk semua ketidaktahuanku...
Ketika perasaan itu lebih dulu datang padamu,
maukah kau menungguku? Karena bagiku, megenalmu membutuhkan waktu. Kumohon
tunggulah hingga perasaan itu datang padaku. Dan yakinkan aku, bahwa perasaan
itu datang pada orang yang tepat. Karena hatiku terlalu takut untuk
mengungkapkan kata cinta. Aku masih belum tahu sebesar apa pengorbanan yang
bisa kuberikan untukmu pada nantinya. Karena cinta yang kumiliki hanyalah
perasaan sederhana yang disertai komitmen dan kepercayaan. Meski sederhana,
namun dapat kuyakinkan ketika perasaan itu datang untukmu, maka hanya kaulah
satu-satunya orang yang dapat memilikinya. Hingga ketika kau mempertanyakan
sebesar apa perasaanku padamu. Maka kau cukup melihatku lebih dekat, lalu kau
akan segera tahu betapa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku...








0 komentar:
Posting Komentar