Ini adalah kisah singkat tahun 80-an. Kisah seorang anak manusia bernama Agus dan Alit (A & A) :
Bermula dari sekolah baru Alit di sebuah kota ternama di Bali. Sebut saja Sekolah C, ini adalah salah satu sekolah favorit yang dipenuhi segudang prestasi. Alit yang baru pindah dari desa masih dengan pakaian cupunya (alias norak) menjalani hari pertama sekolahnya dengan riang. Semua anak Sekolah C yang melihat penampilannya sontak tertawa dan mengejeknya. Alhasil selama di sekolah Alit hanya dicemooh dan ditindas teman-teman barunya. (Lebay dikit neh....)
Tiba-tiba seseorang datang membelanya. Tampangnya secupu Alit, tapi karena dia bukan anak pindahan alias siswa asli Sekolah C, jadi dia berani menghadapi siswa-siswa yang menjaili Alit. Namanya Agus. Dari hasil pertemuan itu, akhirnya Agus dan Alit berkenalan dan menjadi sahabat. Persahaban mereka sangat menyenangkan, mulai dari belajar bareng (kalo di sinetronkan orang cupu pasti pinter), ngerjain tugas bareng, belajar bereng lagi, buat tugas bareng lagi, yah! sputaran situ aja.(Hahahaaa...)
Sampai suatu saat, Si Agus merasa jatuh cinta sama Alit (mulai deh sinetronnya). Agus yang masih kurang PeDe menyatakan cintanya akhirnya meminta bantuan teman-temannya. Dari hasil sharing dengan teman-teman wanitanya, akhirnya Agus membuat keputusan untuk menyatakan perasaannya terhadap Alit, tentunya dengan cara yang romantis (itu seh menurut dia). Berbekal sebuah bunga mawar yang entah dicuri dari mana, Agus mempersiapkan dirinya (kayak mau berangkat perang). Dengan bantuan teman-temannya, Alit dibujuk untuk menemui Agus, yang saat itu lagi HHC (Harap-Harap Cemas).
Begitu Alit datang, Agus langsung beraksi. Dengan bunga di tangan dan posisi bersimpuh, Agus berkata "Aku menyayangimu, maukah kau menjadi kekasihku". (Sebenernya dialognya lebih panjang, tapi aku males nulis jadi intinya aja). Alit begitu kaget mendengar pernyataan Agus, rasa bimbang di hatinya membuatnya harus berfikir untuk menjawab pertanyaan Agus. Dengan sedikit ragu, akhirnya Alit menerima bunga pemberian Agus dengan tersenyum malu. Itu adalah sikap yang mewakili kata "Iya". Agus girang banget ngelihat bunganya diterima Alit.
Semenjak itu mereka berdua menjadi pasangan kekasih yang selalu bahagia. Dan nggak lupa mereka berbagi cerita dengan teman-temannya. Dari sahabat menjadi kekasih, ada perkembangan dalam kebersamaan mereka. Dari yang kerjaannya cuma belajar dan buat tugas bareng, sekarang bisa jadi main sembunyi-sembunyian bareng (kayak anak kecil aja, atau tepatnya hayak film India ya?). Kayak pasangan kekasih sewajarnya, mereka juga pulang sekolah bareng, tapi setelah belajar bareng (dasar orang cupu yang sukanya belajaaarrrr aja).
NB: Ini hanya cerita khayalan yang terinspirasi waktu anak-anak MP heboh karena Alit potong rambut dengan gaya potongan jadul. Kebetulan ada kamera nganggur, langsung aja kita rombak Alit dan Agus jadi objek foto yang nggak jelas.
:p
:p








0 komentar:
Posting Komentar